Langkau ke kandungan utama

Catatan

Tunjukkan catatan dari Februari, 2014

sandiwara itu lukisan cinta

Walaupun kau tidak lagi bersama ku . Kau seolah masih sisi ini . Kenangan yang dibina musnah hancur bekecai beselerak bagai debu bertepuk . Tidak akan ada penganti yang lain seandai kau bukan lagi dengan ku . Mudahnya kau membiarkan aku pergi . Jika teringat tetang kita pasti air mata ku menemani . Andai langit itu berbicara ingin ku sampai kan bahawa kau masih ku cinta . Andai api yang dibalas bertapa sakit luka menjiwa . Lukisan putih itu kau corak sebagai seni lalu dihitamkan seperti jiwa yang hancur . Kuku terbanglah mencari nya temanu aku jika kesedihan . Kulapangkan dada andai ku terluka . Kenangan yang ternyata indah bagi ku sememangnya warna bagi ku . Tetapi adakah aku sesaat bagimu . Merindui adalah satu saat memedihkan . Besabarnya aku hanya sia2 . Aku tidak sanggup andai dinding dihadapan ku . Cinta dan sayang ku tiada hitungnya pada mu . Dahulu nya berteman kini besendirian . Peluk tubuh ku seperti angin terbaring tanpa sayap cinta . Seringkali juga aku befikir kenapa ini …